Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2012


Ada beberapa literatur yang cukup bisa dipercaya tentang sejarah Valentine’s, antara lain:

1.The World Book Encyclopedia (1998).

Pertama: Beberapa sumber mengatakan bahwa Valentine’s Day ini merupakan warisan dari upacara perayaan Orang-orang Romawi Kuno yang disebut dengan Lupercalia.

Kedua:Para ahli lainnya mengaitkan kejadian ini dengan kisah terbunuhnya beberapa Saint (santo) yang terjadi di gereja Kristen.

Ketiga: Masih dari sumber yang lain, kejadian ini erat kaitannya dengan kepercayaan orang-orang Inggris kuno bahwa pada tanggal 14 Pebruari lah burung-burung jantan memilih pasangannya.

Keempat:Valentine’s Day ini besar kemungkinan berasal dari penggabungan ketiga sumber di atas ditambah dengan kepercayaan bahwa musim semi adalah waktu yang tepat untuk para pejatuh cinta”

2.The Encyclopedia Britannica,

Sub judul: Christianity disebutkan, ketika Kristen Katolik memasuki kota Roma, upacara Lupercalia tersebut tetap dirayakan dan diadopsi hanya kemudian diwarnai dengan nauansa-nuansa Kristen .

3.The World Book Encyclopedia
pada tahun 496 M, Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini sebagai Hari Resmi Perayaan Kudus Gereja yang disebut dengan Saint Valentine’s Day. Nama ini diambil untuk mengenang jasa Saint atau Santo Valentine yang kebetulan meninggal pada tanggal 14 Februari.

4.The Catholic Encyclopedia Vol. XI

Disebutkan, dalam tradisi Kristen Katolik dikenal ada 3 nama Valentine yang meninggal pada tanggal 14 Februari, salah satu di antaranya diceritakan meninggal pada masa Romawi Kuno dan Valentine inilah yang dinilai sebagai cikal bakal perayaan Hari Kasih Sayang.

5.The World Book Encyclopedia.

Dari sinilah kemudian setiap tanggal 14 Februari dikenal dengan sebutan Valentine’s Day.

6.Hari Kasih Sayang di Indonesia.

a.Valentine’s Day tidak terjemahkan sebagai Hari Valentine tetapi Hari Kasih Sayang (mementingkan sisi kasih sayang).

Kasih sayang bukan untuk pacar saja tetapi untuk orang tua, sahabat, guru, dll. Biasanya diadakan di kafe, pub, bar, night club sebagai pesta biasa dan tidak ada simbol-simbol agama apapun.

b.Jadi, Hari Kasih Sayang di Indonesia sangat berbeda dengan sejarahnya. Mengucapkan kasih sayang memang bisa tiap hari. Tetapi, merayakan Hari Kasih Sayang tidak mungkin tiap hari. Kartu-kartu ucapan Selamat Hari Kasih Sayang juga tidak menyertakan simbol-simbol agama. Hari Kasih Sayang di Indonesia punya versi sendiri.

c.Ada tiga ”moment” Hari Kasih Sayang.
Pertama, tiap 14 Februari (untuk semua orang).
Kedua, tiap 10 Muharam (ditujukun bagi para yatim-piatu muslim/muslimah).
Ketiga, saat hari ulang tahun (dari kekasih untuk kekasih, dari istri untuk suami atau sebaliknya).
Jaman telah berubah.

Sumber foto: lifehack.org

Hariyanto Imadha
Facebooker/Blogger

Read Full Post »