BAHASA:
Fotocopy atau Fotokopi?
DI KOTA manapun di Indonesia, Anda akan menemukan tulisan fotocopy. Bahkan itu tercetak di dalam neonbox. Berasal dari bahasa apa kata fotocopy itu? Kalau dari bahasa Inggeris tentu tidak begitu. Di dalam bahasa Inggeris hanya ada kata photo.
.
Lantas, kenapa muncul kata fotocopy? Kemungkinannya, mereka yang akan mengindonesia kawatir kata fotokopi akan dihubungkan dengan kopi yang biasa kita minum. Atau bisa jadi mereka tidak mengerti ilmu bahasa (linguistik).
Terjemahan yang benar dari photocopy yaitu fotokopi. Tidak usah takut ada hubungannya dengan kopi karena semua tergantung dari kontek kalimatnya. Misalnya:” Saya akan kopi buku ini”. Jelas, kalimat ini tidak ada hubungannya dengan kopi yang biasa kita minum.
Oleh karena itu, mari kita gunakan kata yang benar, yaitu fotokopi. Bukan fotocopy.
HARIYANTO IMADHA
http://www.geocities.com/indodata/Hyt.html
BAHASA:
Beda Metodologi dan Metode
BANYAK orang, termasuk sarjana, sering seenaknya menggunakan kata metodologi yang dikesankan sebagai sebuah cara. Padahal, metodologi dan metode merupakan dua istilah yang berbeda walaupun keduanya saling berhubungan.
Metodologi berasal dari kata metodos dan logos. Metodos artinya metode atau cara. Sedangkan logos adalah ilmu pengetahuan. Jadi, metodologi adalah sebuah ilmu yang berdiri sendiri sejajar dengan ilmu ekonomi, matematika, fisika dan lain-lain. Metodologi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana caranya membuat, menyusun sebuah metode.
Sedangkan metode adalah hasil dari sebuah metodologi, yaitu sebuah cara untuk mencapai sebuah tujuan dengan hasil tertentu yang valid dan akurat. Oleh karena itu kalau sebuah lembaga survei mengatakan dia telah menggunakan metodologi yang benar, maka sebenarnya yang dimaksud adalah metode. Bukan metodologi.
Sama halnya dengan psikologi. Dia merupakan ilmu pengetahuan yang mengambil atau menghasilkan berbagai teori-teori kejiwaan. Beragam teori-teori kejiwaan dikumpulkan dan jadilah psikologi.
Sarjana Indonesia itu sering mengucapkan kata-kata yang kadang-kadang dia sendiri tidak memahami maknanya. Misalnya, vox populis vox dei diterjemahkan sebagai suara rakyat adalah suara Tuhan. Padahal maksudnya adalah, suara rakyat merupakan kedaulatan rakyat.
Saya cuma berharap, belajarlah ilmu bahasa (linguistik) supaya Anda tidak salah menulis atau salah mengucapkan sebuah kata atau istilah.
Hariyanto Imadha
E-mail:indodata@yahoo.com
BAHASA:
Ganti Istilah Polwan dengan Wanpol
HASIL kajian pertama yang saya lakukan berkesimpulan bahwa kata polwan benar dan kata wanpol salah. Kesimpulan kedua saya dapatkan bahwa baik polwan maupun wanpol keduanya benar. Namun pada analisa ketiga, dengan menggunakan pendekatan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggeris dan Logika Bahasa, akhirnya saya yakin seyakinnya bahwa kata wanpol yang benar dan kata polwan salah.
Kalau kita menggunakan pendekatan kelaziman, maka kata polwan benar karena sudah lama digunakan.Dalam bahasa Indonesia kita mengenal Hukum DM (Diterangkan-Menerangkan). Kalau hanya mengandalkan pendekatan ini, maka kata polwan dan walpol sama-sama benar.
Namun kalau menggunakan pendekatan referensi (Bahasa Inggeris), maka ternyata di Inggeris hanya ada kata policewoman (dua unsur kata dijadikan satu). Meskipun demikian kata tersebut tetap mengikuri Hukum MD (Menerangkan-Diterangkan) sesuai yang berlaku di dalam Bahasa Inggeris. Dengan demikian kalau diindonesiakan akan menjadi wanita polisi atau wanpol.
Sedangkan kalau kata polwan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggeris akan menjadi womanpolice. Nah, kata ini tidak dikenal di dalam Bahasa Inggeris.
Kemudian dari sudut Ilmu Logika bisa dibuat rumusan bahwa, jika kata wanita diletakkan di depan, maka itu berlaku untuk manusia (wanita).
Misalnya: wanita menteri perdagangan, wanita polisi (wanpol), wanita pejuang, wanita presiden, dan lain-lain.
Sedangkan jika kata wanita diletakkan di belakang berarti untuk wanita atau menyerupai wanita.Misalnya: patung wanita, gedung wanita, korps wanita angkatan laut dan lain-lain.
Mudah-mudahan kapolri segera mengganti kata atau istilah polwan dengan istilah wanpol untuk sebutan orangnya. Sedangkan untuk korpsnya sebaiknya bernama kowap (korps wanita polisi).
Hariyanto Imadha
E-mail:indodata@yahoo.com





















